NYOMAN ARYANA KEMBALI PIMPIN KPN DARMA WIGUNA
Denpasar(denpasar.go.id), Mengelola koperasi membutuhkan keterbukan dalam merancang program. Penghargaan terhadap anggota dan adanya kebersamaan dalam membangun koperasi akan menjadikan koperasi dipercaya masyarakat. Tanpa adanya keterbukaan dan kebersamaan niscaya akan sulit mengembangkan dan membangun koperasi dalam persaingan perekonomian yang semakin ketat ini. Demikian dikatakan Drs. Nyoman Aryana, Msi. usai dikukuhkan untuk kedua kalinya memimpin KPN Darma Wiguna Pemkot Denpasar, Jumat (21/7) di Aula Kantor Catatan Sipil Kota Denpasar. Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus KPN Darma Wiguna dilakukan oleh Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Drs. A.A. Rai Iswara, Msi.
Menurut Aryana yang juga Kadis Capil Kota Denpasar mengelola sebuah koperasi harus betul-betul dilandasi niat yang tulus untuk membesarkan dan meningkatkan koperasi, karena keberhasilan suatu koperasi akan memberikan kesejahteraan pada anggotanya yang pada akhirnya akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat. “Prinsipnya harus ada keterbukaan diantara sesama pengurus dan anggota,” ujar Aryana. Bahkan dengan pola ini ia mampu mengantarkan KPN Darma Wiguna meriah sukses sebagai juara nasional sebagai koperasi berprestasi. Selain itu juga KPN ini meraih penghargaan sebagai Koperasi Konsumen terbaik tingkat Propinsi Bali. Saat ini Koperasi yang didirikan tahun 1994 lalu telah mengelola aset 4,2 M serta omzet mencapai 10.6 milyard lebih. KPN yang berlokasi di jalan Kartini ini menurut Aryana mempunyai anggota 3600 orang dengan dilayani 34 orang karyawan. Untuk mengembangkan usahanya, KPN Darma Wiguna saat ini mengelola empat jenis usaha seperti, unit simpan pinjam, unit waserda, unit jasa dan perdagangan umum serta unit radio.
Sementara itu Walikota Denpasar yang diwakili Asisten II Ketut Wisada, SE dalam sambutannya mengharapkan agar koperasi yang ada terus meningkatkan kenerjanya sehingga mampu menggerakan sektor riil ekonomi kerakyatan. Untuk meningkatkan daya saing dalam era globalisasi ini Walikota minta kepada pengurus koperasi untuk selalu mencari terobosan dan inovasi sehingga dapat mengembangkan usahanya. Saat ini di Kota Denpasar terdapat 548 buah koperasi dan yang tercatat sebagai anggota koperasi baru sekitar 67.000 orang. “Kalau melihat ratio antara jumlak koperasi yang ada dengan jumlah penduduk kota Denpasar masih terbuka peluang untuk mendirikan koperasi baru,” katanya.
Selebihnya Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Drs. AA. Rai Iswara mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan gerakan koperasi di Kota Denpasar baik menyangkut kuantitas maupun kualitas. Dari 548 Koperasi yang ada di Denpasar tambah Rai Iswara 75 % berkatagori sehat, sisanya masih memerlukan pembinaan yang intensif baik segi manajemen maupun permodalan. Untuk meningkatkan daya saing koperasi dalam era hypermarket ini pihaknya akan segera membentuk Lembaga Penjamin Kredit Daerah. “Dengan adanya lembaga usaha koperasi akan sangat kuat dari segi permodalan,” pungkasnya.(gst)