OPERASI PENDUDUK SIMPATIK DI KOTA DENPASAR
Operasi simpatik yang di gelar Dinas Capil Kota Denpasar yang bekerjasama dengan instansi terkait seperti Camat Dentim, Polsek Dentim, Korem dan Trantib. Operasi simpatik ini dilaksanakan untuk pertama kali di Wilayah Kecamatan Denpasar Timur, yaitu Pasar Ketapean, Selasa (1/8).
“Operasi simpatik ini tujuannya untuk pembinaan, agar masyarakat Kota Denpasar sadar bahwa selain identitas lainnya, KTP juga harus dibawa untuk identitas diri” kata Kadis Capil, Nyoman Aryana di sela-sela operasi tersebut. Lebih lanjut Aryana mengatakan operasi ini dilakukan di pasar mengingat kebanyakan ibu-ibu yang datang ke pasar lupa membawa KTP, padahal hal tersebut sangat diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pembinaan ini akan terus berlajut sampai arus balik tahun baru nanti. Bagi warga kota yang KTP nya mati tambah Aryana akan di record kemudian diteruskan untuk ditindaklanjuti oleh Kepala Lingkungan masing-masing. Operasi simpatik ini akan terus berlangsung sehingga masyrakat nantinya sadar betul bahwa pentingnya untuk membawa KTP.
Sementara Camat Denpasar Timur, Ketut Dunia mengatakan operasi ini diharapkan dapat membatu pemerintah untuk medata jumlah penduduk yang ada di kota Denpasar. Dengan operasi ini diharapkan penduduk Kota Denpasar yang belum memiliki KTP atau belum mengurus KTP nya yang sudah mati mejadi sadar untuk mengurusnya. Dengan demikian tertib penduduk untuk Kota Denpasar bisa tercapai. Lebih lanjut Ketut Dunia menambahkan sampai saat ini jumlah penduduk di Denpasar Timur kurang lebih 88 ribu orang yang tercatat. Namun sampai saat ini ada sejumlah penduduk pendatang tidak mengurus ijin tinggalnya dan tetap mempertahankan identitas asalnya padahal sudah tinggal di kota Denpasar lebih dari 24 jam. Untuk menindaklanjuti masalah tersebut tambah Dunia telah melakukan koordinasikan dengan kepala lingkungan untuk tetap aktif mendata penduduk pendatang. (GSTHUMAS)