Menu

Wamen PAN RB RI Launching 3 Program Inovasi Pemkot Denpasar

  • Selasa, 25 Februari 2014
  • 3407x Dilihat

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN RB) RI, Eko Prasojo bersama rombongan Organisation for Economic Co-operation and Development (OCDE), Selasa (25/2) berkunjung ke Kota Denpasar. Rombongan diterima Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara di Gedung Pelayanan Publik Graha Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar. Pada kesempatan tersebut  Wamen PAN Eko Prasojo berkesempatan melaunching 3 program Pemkot Denpasar yakni  Pengaduan Rakyat Online (PRO) Denpasar, Capil Online dan One Day Service serta Kartu Sewaka Karya Graha.

Program inovasi two in one, one day service dan akta Kelahiran dengan sistim On Line yang sebelumnya masyarakat  mengurus  administrasi Kependudukan hanya satu-satu saja sehingga hal ini akan menimbulkan kurang akuratnya data Kependudukan dan dalam pengurusannya juga masyarakat akan memerlukan waktu yang banyak karena harus bolak – balik kekantor  Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil sehingga  masyarakat enggan mengurus sendiri dan memilih melalui pihak ketiga. Dengan memperhatikan hal tersebut diatas maka timbul Inovasi  baru melalui program Two In One dan Akta Kelahiran dengan sistim On line dan one day service, jadi dengan program ini manfaatnya lebih efisien dari segi waktu dan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat. Program ini dilakukan  bekerjasama dengan Puskesmas-puskesmas yang melayani persalinan juga bekerjasama dengan RSUD Wangaya dan Rumah Sakit Swasta di Kota Denpasar yang juga melayani persalinan.

“Tiga program ini sebagai inovasi Managemen Reform dan Prosudural Reform melalui perbaikan prosedur lewat Akte Kelahiran, Kartu Sewaka Karya Graha untuk Rumah Tangga Miskin (RTM), dan Pengaduan Masyarakat, yang merupakan proses pembelajaran kita bersama sebagai perkenalan inovasi kepada kabupaten lain,” ujar Eko Prasojo. Lebih lanjut dikatakan otonomi daerah saat ini  memberikan dampak yang luar biasa kepada masyarakat dengan munculnya gagasan dan inovasi dalam pemerintahan. Sehingga kasus best practise inovasi ini dapat memberikan harapan baik kepada masyarakat, dengan keberadaan pelayanan publik yang semakin baik dimasyarakat. “Mari kita kembangkan citizen center publik service pelayanan publik berbasis kepada kepentingan, kebutuhan dan harapan masyarakat. Seperti Gedung Graha Sewaka Dharma yang merupakan salah satu wujud citizen center publik service dengan pelayanan publik yang terintegrasi, sehigga dapat sebagai publik center, yang didukung dengan mekanisme pengaduan masyarakat yang dimiliki Pemkot Denpasar,” ujarnya

Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan sebagai komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemerintah Kota Denpasar sejak tahun 2006 telah mengadakan perjanjian kerjasama dengan Kementerian PAN RB dalam peningkatan pelayanan publik. Perjanjian kerjasama juga melibatkan KPK dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bali.